Minggu, 11 Agustus 2013

KHASIAT DAUN ALAMANDA



Alamanda atau yang biasa dikenal dengan alamanda cathartica adalah tanaman sejenis tanaman hias yang paling digemari, bunga alamanda juga sering disebut dengan bunga terompet, bunga lonceng ataupun bunga buttercup. Selain bentuk dari bunga yang cukup menarik, ternyata bunga ini memiliki aroma yang sangat harum. Oleh karena itu tak salah bila banyak orang yang mengagumi keindahan bunga ini.

Tanaman hias ini berasal dari amerika tengah dan selatan. Akan tetapi, kita juga bisa menemukan tanaman hias ini di Brazil. Keindahan bunga ini sempat menjadi trend tanaman hias di awal tahun 2008 sampai pertengahan 2010.

Tanaman alamanda termasuk dalam famili Apocynaceae. Ia juga merupakan golongan perdu yang tingginya bisa mencapai 2 meter. Banyak sekali yang menyukai tanaman alamanda ini karena tanaman ini bersifat evergreen yaitu hijau sepanjang tahun.

Ciri-ciri dari tanaman ini adalah batangnya yang tua akan berubah warnanya menjadi cokelat. Hal tersebut dikarenakan tanaman alamanda mengalami fase pembentukan kayu saat menua. Warna terebut sangat kontras dengan tunas mudanya yang berwarna hijau segar.

Bila dilihat dari daunnya tanaman alamanda memiliki bentuk daun yang runcing dibagian ujung dan permukaan daun yang sangat kasar jika disentuh tangan. Panjang daun ini bisa mencapai 6-16 cm. Pada umumnya daun alamanda akan berkumpul sebanyak 3 atau 4 helai. Disamping bisa dijadikan tanaman hias, ternyata alamanda bisa dijadikan sebagai obat-obatan.

Khasiat daun alamanda adalah untuk penawar racun, caranya cukup mudah :
  1. Siapkan kurang lebih daun segar alamanda, rebus dengan segelas air selama 15 menit 
  2. Setelah matang, dinginkan dan saringlah 
  3. Minum ramuan tersebut 2 kali dalam ukuran yang sama setiap 1 jam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar